Kamis, 25 Oktober 2018
-Perihal Keikhlasan
Lalu bagaimana aku akan berbicara perihal keikhlasan? Ketika aku hanya mampu berbisik melalui perantara diksi? Aku bahkan terlalu payah untuk sekedar mengatakan "ya aku ikhlas" meski sejujurnya hatiku sudah saling berdamai dengan perasaan. Tetap saja, mengatakannya tak semudah yang kalian terka. Pergilah, berbahagialah. Ikhlas akan menjadi temanku selepas kau berbahagia dengan alinea barumu🍃 -Ana Noviana
Kamis, 11 Oktober 2018
"kamu"
Nampaknya diksiku memang terlalu berisik jika sudah berkicau tentangmu. Aku salah, telah membuatmu menjadi bagian dari sajakku. Harusnya aku cukup melangitkan nama "kamu setiap kali aku berbisik pada bumiku.
#mengagumimudalamsajakku
#mengagumimudalamsajakku
Senin, 12 Maret 2018
-
Kita tak sejauh yang kau kira. Kita hanya butuh waktu untuk meniadakan sekat di antara kita. Percayalah, ini tak akan lama. Hanya perlu saling mengerti lantas menyebutkan nama dalam setiap doa. Yakinlah kita akan kembali bersua, memeluk tawa yang selama ini sempat tertunda.
Hanyarindubertautjemaridenganmu
Hanyarindubertautjemaridenganmu
Kita
Adalah kita, keterbatasan yang berharap saling berdampingan. Mengoyak sekat yang kuat melekat. Menghapus jarak dalam keterasingan. Ialah kita, rasa yang sama namun enggan mengakuinya.
-perempuansenja
Langganan:
Postingan (Atom)
Untuk Lelaki yang Terlahir di tanggal 27 November
Selamat pagi, selamat siang, selamat sore, selamat malam, dan selamat menikmati hari-harimu, Mas. Aku tidak tahu kapan kamu membacanya, maka...
-
Judul Buku : Memori Kerja & Proses Belajar Penulis : Susan E. Gathercole & Tracy Pack...
-
Lalu pada patahan ke sekian, kita dipertemukan dalam keadaan tanpa paksaan. Kau dengan proses penyembuhanmu, dan aku dengan lukaku di masa l...
-
Lalu bagaimana aku akan berbicara perihal keikhlasan? Ketika aku hanya mampu berbisik melalui perantara diksi? Aku bahkan te...